Sedot WC Mojokerto – Tentang Kerusakan Air

Sedot WC Mojokerto – Tentang Kerusakan Air
Kerusakan air adalah salah satu penyebab utama kerusakan dan kehilangan properti. Istilah ‘kerusakan air’ secara luas menggambarkan berbagai kemungkinan kerugian yang disebabkan oleh adanya air dalam bahan atau sistem di mana ia dapat berkontribusi pada proses destruktif seperti de-laminasi dan pembusukan kayu dan komponen kayu, karat baja dan bahan lainnya. dll.


Air menyebabkan kerusakan oleh degradasi kecil tetapi stabil seperti bintik-bintik air atau rembesan yang dapat merusak permukaan atau oleh situasi bencana seperti kerusakan dan banjir.

Beberapa iritasi yang merusak air biasa di rumah dapat berupa:

• Cuaca jelek
• Pipa atau selang yang rusak dari peralatan rumah atau drainase
• Toilet tersumbat
• Keretakan di fondasi
• Atap bocor
• Kelembaban terperangkap di antara permukaan dinding
• Pipa bocor

Sejauh menyangkut pertanggungan asuransi, sebagian besar kerusakan yang disebabkan oleh cuaca buruk dianggap kerusakan akibat banjir dan biasanya tidak ditanggung oleh asuransi pemilik rumah. Cakupan cuaca buruk biasanya membutuhkan asuransi banjir.

Kategori Kerusakan Air

• Kategori 1 melibatkan “air bersih” atau sumber atau kebocoran yang tidak menimbulkan bahaya keselamatan atau kesehatan bagi manusia – mis. kerusakan alat rumah, saluran air putus, luapan bak dll

• Kategori 2 melibatkan “air kelabu” atau sumber air yang membawa kontaminan biologis berbahaya seperti bakteri atau komponen kimia seperti limbah dll – mis. lemari air toilet yang kotor atau tersumbat, rembesan dari septic tank dll.

• Kategori 3 melibatkan “air hitam” dan merupakan yang paling berbahaya dari semuanya karena sifatnya yang sangat tidak sehat. Ini dihasilkan dari sumber air yang memengaruhi lingkungan rumah dan dalam ruangan – mis. aliran balik limbah, air permukaan tanah yang tercemar, air yang meluap dari sungai atau danau yang dilanggar, air laut dll.

Kategori 3 juga termasuk ‘grey water’ yang tidak segera disedot atau dihilangkan dari sumber kebocoran.

Kelas Kerusakan Air

Ini ditentukan oleh ‘kemungkinan tingkat penguapan’ berdasarkan permukaan yang terkena dampak dan material. Sebagai langkah pertama untuk memastikan restorasi, kelas kerusakan harus dipastikan.

1. Kelas 1 – ‘laju penguapan lambat’ – saat material menyerap jumlah kelembaban minimum dan hanya area kecil yang terpengaruh.

2. Kelas 2 – ‘laju penguapan cepat’ – ketika air telah memengaruhi area indoor rumah – mis. lantai banjir karpet basah, bantal dll.

3. Kelas 3 – ‘tingkat penguapan tercepat’ – ketika air menetes atau jatuh dari atas yang memengaruhi langit-langit, karpet, bantal, insulasi rumah, dinding dll.

4. Kelas 4 – Keadaan Pengeringan Khusus – ketika mengeringkan permukaan seperti lantai beton, lantai kayu keras, plesteran dll dengan kelembaban rendah khusus untuk mencapai pengeringan.


Rejo Mulyo
Jasa sedot WC Mojokerto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *