Flash terbaik untuk Sony-Auto-Lock

Flash terbaik untuk Sony-Auto-Lock

Metz Mecablitz 52 AF-1

Photobooth Jakarta Murah – Flash MECABLITZ 52 AF-1, memiliki waktu loading yang lebih singkat dengan kebutuhan daya yang lebih rendah per proses flash, mengalir kedalam kategori “Flash Output”. Dilengkapi dengan layar yang sangat berguna, pemrosesan yang solid dan operasi yang baik. Perfoma dan kinerja yang baik secara keseluruhan.

Plus Display baik, dapat difungsi kan sebagai master slave
Minus Keadaan standby tingkat konsumsi daya yang tinggi

Yongnuo Speedlite YN560-II

Kebanyakan fotografer mencari hasli tinggi namun murah, karakter ini hanya dapat ditemukan pada Yongnuo Speedlite YN560-II. Dengan guide number 58, cukup bisa dibandingkan dengan flash lain terutama waktu loading yang tentunya sesuai dengan kebutuhan. Dilengkapi dengan kepala Yongnuo yang bisa diputar, flash yang satu ini hanya dapat difungsikan sebagai slave.

Plus Kelengkapan cukup banyak, hasil sesuai dengan harga
Minus Loading lambat, tidak dapat sebagai master atau flash induk

Metz Mecablitz 52 AF-1

MECABLITZ 52 AF-1 kini juga tersedia untuk Sony multiinterface yang modern. Mungkin tidak sekuat Snoy HVL-F60M namun dengan guide number 52 memberikan alat ini kecepatan dalam loadingnya, perfoma yang konsisten serta kinerja yang baik secara keseluruhan. Bagi para profesional 52 AF-1 bahkan sering digunakan sebagai flash induk atau master.

Nissin Di700

Kinerja yang solid berkat operasi untuk aksen warna yang diberikan pada layar menjadikan pengaturannya lebih jelas. Merupakan versi adik dari D1600 dan juga salah satu alternatif jika Anda sangat menginginkan menggunakan versi D1600 milik Nissin. Tidak jauh berbeda hanya saja versi yang satu ini memiliki waktu loading yang cukup lama.

Metz Mecablitz 52 AF-1

Sekali lagi MECABLITZ 52 AF-1 menjadi sebuah kebutuhan yang cukup hebat untuk para pengguna Flash. Jika dibandingkat dengan Olympus FL-600R hasil yang didapat jauh lebih baik pada ISO 100 termasuk tampilan detail yang diberikan. Sama halnya jika dibandingkan dengan Panasonic FL580L, dihadapan MECABLITZ 52 AF-1 untuk masalah kinerja sudah jelas terpatahkan. Kesimpulannya setiap orang yang ingin mencari kinerja yang baik dengan harga yang wajar pasti lebih memilih 52 AF-1.

Nissin Di466

Dengan harga yang berada di kisaran Rp 1.5 Juta, terlihat sangat hebat dengan kualitas yang diberikan. Dilengkapi dengan bermacam fasilistas seperti karti reflektor, kompensasi eksposur bahkan bisa difungsikan untuk master dan juga slaves dengan sistem nirkabel. Dilihat dari harga, cukup realistis dengan tidak adanya monitor, kebutuhan daya yang tinggi juga menjadi salah satu kelemahan dari alat ini. Di466 nasuk dalam kategori entry – level untuk Olympus dan Panasonic.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *